FGD BEM Universitas Paramadina: Diperlukan Strategi Transisi Energi yang Realistis, Inklusif, dan Berkelanjutan



JAKARTA - Persoalan seringnya terjadi pemadaman listrik bergilir, tak bisa dilihat berdiri sendiri sebab ia terkait dengan mata rantai persoalan energi, ekonomi-politik dan kebijakan publik di negeri ini. Dalam kaitan ini, Indonesia terus berusaha memakai energi terbarukan. Potensi energi hijau kita mencapai 3.700 Gigawatt dan peralihan ke neergi terbarukan ini penting agar udara menjadi lebih bersih. Kapasitas pembangkit listrik di Indonesia saat ini sekitar 107 Gigawatt (GW). Diperlukan sinergi antara pemangku kebijakan, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat sipil untuk merumuskan strategi transisi energi yang realistis, inklusif, dan berkelanjutan.


Demikian benang merah pandangan Nasarullah Hamid (Founder Indonesia Muda), Muhammad Natsir (Ketua KNPI) dan dosen senior Universitas Paramadina Herdi Sahrasad dalam Focus Group Discussion (FGD)  yang diselenggarkan Student Union (Serikat Mahasiswa atau BEM) Universitas Paramadina dengan tema “Sustainability Ketenagalistrikan untuk Ketahanan Energi Indonesia”, FGD ini dipandau Hudan Lilmutaqin, mantan Ketua BEM Paramadina.

Para pembicara melihat, di tengah komitmen nasional menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 serta target bauran energi baru terbarukan (EBT), sektor ketenagalistrikan dihadapkan pada tantangan besar untuk melakukan transisi dari sumber energi fosil menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan aspek keandalan, keterjangkauan, dan pemerataan akses listrik bagi seluruh masyarakat.

‘’Dalam hal ini, konsumsi listrik rata-rata orang Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara tetangga,’’ujar  Herdi Sahrasad.
Para panelis yakni Hamid, Natsir dan Sahrasad sepakat bahwa energi terbarukan adalah sumber energi dari alam yang tidak akan habis, seperti sinar matahari (PLTS) dan angin.  dan bahwa tanpa percepatan diversifikasi sumber energi, penguatan jaringan transmisi, dan perbaikan tata kelola pembangkit, ketahanan energi Indonesia akan terus rentan terhadap gangguan pasokan maupun fluktuasi harga bahan bakar fosil

COMMENTS

$type=three$va=0$count=6$cate=0$snippet=hide$rm=0$comment=0$date=1$author=0

Nama

FOKUS,5, INTERNASIONAL,3, NASIONAL,1,EKBIS,2371,FEED,691,FOKUS,1645,HIBURAN,1,INTERNASIONAL,4633,IPTEK,2428,LIFESTYLE,1801,NASIONAL,5800,OLAHRAGA,1709,OPINI,294,PROMOTE,30,RAGAM,6144,RELIGI,232,
ltr
item
Beningnews: FGD BEM Universitas Paramadina: Diperlukan Strategi Transisi Energi yang Realistis, Inklusif, dan Berkelanjutan
FGD BEM Universitas Paramadina: Diperlukan Strategi Transisi Energi yang Realistis, Inklusif, dan Berkelanjutan
https://lh3.googleusercontent.com/-fGDYaVtjqkI/ak4tkn5fsSI/AAAAAAABmI8/d_6ip0wSE3cTjGRgg2xjDRxt3qOQ9_VKgCNcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1783508339315.png
https://lh3.googleusercontent.com/-fGDYaVtjqkI/ak4tkn5fsSI/AAAAAAABmI8/d_6ip0wSE3cTjGRgg2xjDRxt3qOQ9_VKgCNcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1783508339315.png
Beningnews
https://www.beningnews.com/2026/07/fgd-bem-universitas-paramadina.html
https://www.beningnews.com/
https://www.beningnews.com/
https://www.beningnews.com/2026/07/fgd-bem-universitas-paramadina.html
true
1371413016624131716
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy